Senin, 07 Desember 2009

Opung Gede dan Opung Kecil

Papi adalah anak kelima dari 7 bersaudara, dari pasangan Constan Harahap (gelar Baginda Panyahatan) dengan Sitiani Siregar ( dari Bungabondar ), biasanya kita bilang opung kwitang,karena tinggalnya di gang nangka no. 23 kramat kwitang.

Anak yang pertama adalah Lemeine Harahap menikah dengan Amandus Siregar ( dari Hutaraja ) mereka dikaruniakan 6 anak yaitu :
1.Magda Siregar menikah dengan Raphael Sitompul ( inilah cucu panggoaran )
2.Hanna Siregar menikah dengan Poltak Lumbantobing
3.Dohar Siregar menikah dengan Herawati boru sunda
4,Icha Siregar menikah dengan dr.Toman Gultom
5.Ina Siregar tidak menikah
6.Tiur Siregar menikah dengan Pulungan
Amangboru ini kita panggil dengan amangboru marathon, karena tinggalnya di jl.Marathon tebet.

Anak yang kedua adalah Paulina Harahap menikah dengan Parlindungan Siregar ( dari Sibadoar ), mereka dikaruniakan anak 9 yaitu :
1. Ir.Binsar Siregar menikah dengan Emma boru sunda
2. Putir Siregar menikah dengan Leo Sitompul SH
3. Eveline (cece) Siregar menikah dengan Randy Masengi
4. Atek Siregar menikah dengan ……………,
5. Rama Siregar menikah dengan dr.Batu Gultom
6. Rully Siregar menikah dengan Diana Lubis
7. Drs.Adrian Siregar MA menikah dengan Grece Sihombing
8. Dra Diana Siregar menikah dengan Ir. Ronald Nasution MM
9. Ir.Robert Siregar MM menikah dengan Meyrita Hutagalung.
Amangboru ini karena rumahnya pindah2 melulu jadi panggllannya ikut berubah ubah, mulai dari ambor gondangdia,ambor cipete dan yang terakhir panggilannya jadi ambor prapanca.

Anak yang ketiga adalah Emmanuella Harahap menikah yang pertama dengan Siregar dan yang kedua dengan Kassa Simbolon, mempunyai 1 anak yaitu Liliek
Simbolon menikah dengan Harry Harahap. Panggilan akrabnya ambor sentiong. Gossipnya sih., liliek itu sebenarnya anak dari suami yang pertama.

Anak yang keempat adalah Dora Oloan Harahap menikah dengan Kapten Jonh Hardy Samsudin Siahaan, mereka dikaruniakan 5 anak, yaitu :
1. Robinson Siahaan (Coki) menikah dengan Tuti boru Jawa
2. Ronald Siahaan tidak menikah
3. Natal Siahaan SH MH menikah dengan Pinta Gloria Nainggolan dan yang kedua menikah dengan Rr.Diana Pristiwardani boru Madura.
4. Harly Siahaan menikah dengan Christien Membalik boru Toraja
5. Henry Siahaan SH menikah dengan Ambarwati boru Jawa.
Kalau ambor ini, gue gak inget sama sekali,karena sudah meninggal pada tahun 1959 di Pekanbaru dan dimakamkan di taman makam pahlawan disana. Jadi yang diingat hanya namboru arimbi didaerah tanah tinggi.

Anak yang keenam adalah Bertha Harahap menikah dengan Agus Nababan, mereka dikaruniakan 4 anak, yaitu :
1, Herda Nababan menikah dengan Musyafir
2. Silvia Nababan (dodo) menikah dengan Situngkir
3. Verra Nababan menikah dengan …………..,
4. Ria Nababan menikah dengan ………………..,
Namboru ini menikah dengan paribannya langsung, dan rasanya gue gak punya memori dengan mereka, yang gue inget mereka itu belanda banget gayanya, yang gue kenal deket hanya dodo, yang lainnya wah., gelap dan gelap. Biasanya gue manggil mereka dengan panggilan oom Agus dan tante Ber, keikutan holland sprekken juga ya.,

Anak terakhir adalah Christian Harahap menikah dengan Darmawan Siregar (Bungabondar), mereka dikaruniakan 3 anak, yaitu :
1, Robert Toga Harahap menikah dengan Budiarti Siregar (Hutaraja)
2. Herlina Harahap SE.Ak MM menikah dengan Jonh Posma Pospos
3. Donny Harahap menikah Novida Supit SE boru menado.
Mereka tinggal di jalan Damai ( skr jadi jln.Tebet Utara Dalam Raya ).

Nah.., kebiasaan kita kita nih., cucu cucunya opung kwitang, kalau manggil itu dengan panggilan oom dan tante, sesudah kita rada gedean dikit, barulah kita manggil sesuai dengan tradisi batak, dulu gue manggilnya oom Christ, sesudah besarlah baru manggil Uda, dan panggilan biasanya bedasarkan dimana dia tinggal, jadi waktu kecil kita kadang gak tau siapa nama ambor, siapa nama opung dan siapa namboru. Mungkin bagus untuk tatakramanya, tapi gak bagus juga untuk catatan sipilnya.
Untuk sementara sampai di level cucu dulu ya., nanti kita lanjut sampai di level cicit, pastinya lebih panjang dan lebih rumit lagi, namanya juga usaha..,


Bogor,071209
Jam: 01.00

the champions

SELESAI SUDAH..!

14 Oktober 2008, Andre diwisuda dari STAN jurusan Administrasi Perpajakan.
Pelaksanaannya di Jakarta Convention Centre, tempatnya megah dan mewah, sangat cocok utk yang mewisuda, tapi gak cocok dengan yang di wisuda, apalagi dengan keluarga wisudawan, ada suatu ungkapan bahwa STAN tempat berkumpulnya anak2 yang pintar, dengan orangtua yang susah. Koq..?

Pada saat pelaksanaan wisuda, jelas banget perbedaan antara tempat yang mewah dan megah dengan mayoritas peserta yang hadir, yah..tampangnya, yah..penampilannya, yah..pembawaannya, belum lagi kalau dengar tutur katanya , pokoknya Indonesia bangetlah.., logat dari Sabang sampai Merauke ada disini.
Ada yang baru nyampe dari stasiun senen langsung ke JCC, ada yang baru nyampe di Pulogadung langsung ke JCC, ada yang baru nyampe di Kalideres langsung ke JCC, ada juga yang baru nyampe dari Bandara lansung ke JCC, kontradiksi bangetkan.?
Setiap wisudawan mendapatkan undangan hanya 1 utk dapat menyaksikan prosesi tsb, tapi yang bangga atas kelulusan tsb tentunya bukan hanya 1, bisa 1 keluarga, bisa 1 keturunan, bisa juga 1 kampung, bisa dibayangkanlah siapa siapa yang hadir pada saat itu , ada nenek, ada kakek, paman, tante, tetangganya nenek, tetangga adiknya kakek, wah.. seru, lucu dan penuh warna warni diareal JCC, ada yang bawa tiker, ada yang bawa rantang, ada yang sewa mikrolet, ada yang sewa metromini, tapi yang terlihat jelas hanya 1, yaitu wajah wajah yang penuh sukacita, wajah yang ceria, wajah yang penuh dengan kebanggaan , mungkin saja untuk melampiaskan kegembiraan ada yang terfikir untuk manggil topeng monyet.
Namanya juga lagi gembira, apapun akan dilakukan, masalahnya apa diijinkan oleh JCC.?

Saat acara penutupan, paduan suara anak2 STAN menyanyikan lagu WE ARE THE CHAMPION dengan menaburkan pecahan2 kertas yang berterbangan, para wisudawan menjerit, tertawa dan bertepuk tangan dengan hysteria, dan kami orangtua serempak standing applaus dari tribun. Yah.., kalian memang pantas utk menjerit, tertawa dan bertepuk tangan, karena kalian THE CHAMPION.


Selamat ya Dre..?
Papa, mama dan ardith selalu percaya, bahwa setiap langkahmu, adalah langkah2 yang telah diatur oleh Tuhan.
Tuhan memberkati mu, Tuhan menyertai mu dan damai sejahtera dari Tuhan selalu bersama mu. Amin..!

Rumput didalam sepatu

Rumput didalam sepatu

Saat itu tgl 4 desember, dari pagi mami sudah mulai berceloteh, kita harus bersih, kita harus baik, kita harus rajin belajar, dan jangan lupa., berdoa sebelum makan, banyak instruksi2 mami pagi ini yang harus kita kerjakan, harapan harapan mami itu tentunya baik dan sangat baik pastinya, tetapi harapan mami dengan harapan kita2 tentunya beda, ada suatu imbalan yang kita harapkan dengan berbuat yang baik2 pada hari ini,
Mami bilang, bahwa nanti malam sinter klaas akan datang membawa hadiah yang indah indah kepada setiap anak yang baik,rajin belajar, rajin berdoa dan rajin sekolah minggu, tapi dia juga akan datang bersama dengan swatter pied yang datang membawa karung dan sapu lidi, nah.., ini yang menjadi momok bagi kita kita saat itu, karena dia datang tidak membawa hadiah, tapi membawa sapu lidi untuk memukul bagi setiap anak yang nakal, malas dan selalu melawan orangtua, apalagi yang gak pernah sekolah minggu.
Hari ini kita semua akhirnya bermain sinetron, kita penuh dengan senyum, kita mendadak rajin berdoa, rajin ngepel, nyapu, gak disuruhpun langsung ngerjain, ini hari seperti hari ibu, dimana mami benar benar menjadi ibu yang sangat dimanja oleh anak anaknya, yang bingung jelas papilah, pulang dari kantor sepatunya rame rame kita bukain, ada yang langsung ngambilin minuman, ada yang nawarin nyuciin mobil, wah..bener bener seperti rumah tangga yang semerbak harum mewangi.
Sore harinya ada instruksi mami yang biasanya kita belaga lupa, tapi yang sekarang ini bener bener kita tungguin, kita semua disuruh bersihkan sepatu masing2 dan menaruh rumput didalamnya, gak perlu mami naikkan nadanya, kita semua langsung bergerak cepat, he..he..he.. kalau pada ada maunya begitu deh kelakuannya.
Masalah kenapa kita harus sediakan sepatu dan rumput, gue gak jelas jelas banget, kalau rumput katanya untuk makanan rusanya sinter klaas, kalau sepatu gak tau juga sih., mungkin juga untuk nimpuk swatter pied,kalau mukulnya terlalu keras atau yang nakal mau dimasukkin ke karungnya. namanya juga orangtua, masa sih tega anaknya dipukulin ama orang lain.
Jam 9 malam kita sudah selesai belajar, sudah cuci kaki, naik ketempat tidur dan gak lupa berdoa “ met met au on “ , langsung tidurkah kita semua itu..? kayanya enggak juga deh., pastinya kita kita pada ngelamun dululah, sinter klaasnya datang jam berapa ya., dapet gak ya apa yang gue minta ama sinter klaas, atau karena gue baiknya cuman hari ini aja, yang datang malah swatter pied, ih..,ngeri mbok..! ah., gue mau bangun dulu , gue mau berdoa lagi., gue mau mohon ampun sama Tuhan Jesus dan gue janji gak akan bandel lagi, gue janji akan rajin belajar, rajin berdoa dan sekolah minggu dan janji gak akan melawan orangtua lagi.
Sekarang gue udah tenang, urusan gue udah beres dengan Tuhan Jesus, sekarang gue mau tidur dengan senyum dan menantikan hadiah yang akan gue terima dari Tuhan Jesus melalui sinter klaas.

Sekarang tgl 4 Desember 2009, sedangkan cerita diatas itu tgl 4 Desember 1960, sudah 49 thn berlalu, cukup lama, malah sudah sangat lama, tapi kalau kita lihat makna yang terkandung didalamnya, tentunya masih sangat relevan pada saat ini, tinggal bagaimana cara kita memandangnya. Amin..!

Bogor, 04122009