Kamis, 20 Oktober 2016
LIKE and DISLIKE
( Kejadian 29:30-31)
Merasa dikasihi dan disukai merupakan kebutuhan psikologis setiap manusia, agar perasaan dikasihi dan disukai terpenuhi, terkadang manusia bisa melakukan apapun, termasuk bersaing dengan orang lain, demikian juga yg terjadi dengan Lea dan Rahel, target Yakub yang sebenarnya adalah untuk mendapatkan Rahel yg cantik wajah dan cantik hatinya, rupanya terganjal dengan aturan main budaya saat itu, ternyata Yakub harus menikahi Lea terlebih dahulu sebelum mendapatkan Rahel, itupun dilakukan dengan cara yg tidak fair yg dilakukan oleh Laban.
Permainanpun berlanjut, sesudah bekerja 7 tahun hanya dapat Lea, Yakubpun harus bekerja 7 tahun lagi utk mendapatkan Rahel, itulah Yakub dan itulah kita, masih ada unsur like n dislike di hati kita masing masing, jika itu menyangkut urusan yang sifatnya pribadi, kasihpun terbagi dengan tidak merata yg dilakukan Yakub terhadap Lea dan Rahel, permainan 2 wanita itu terus berlanjut malah sampai melibatkan budak2 mereka untuk memberikan anak kepada Yakub, niat ini dilakukan agar salah satu dari mereka mendapatkan perhatian yg lebih dari Yakub, karena mendapatkan perhatian dan disukai merupakan salah 1 bentuk atau cara kita untuk mengasihi dan dikasihi dan ini adalah kebutuhan hidup manusia.
Keadaan Lea yg kurang dikasihi oleh Yakub mendapat perhatian oleh Tuhan dengan memberikan anak kepada Lea, inipun kurang memuaskan Lea karena tetap saja Yakub lebih memberikan perhatian kepada Rahel,
Tingkat kepuasan seseorang untuk merasa dikasihi memang ber beda2, tragisnya banyak sekali orang2 yg kebutuhan kasihnya tdk terpenuhi, membuat cemburu dan iri mewarnai kehidupan mereka, namun ini tidak juga menemukan kepuasan, karena sesungguhnya kepuasan akan kasih itu hanya dapat dipenuhi oleh kasih yang sejati dari Tuhan, Sang Kasih itu.
Melalui kisah ini kita belajar, bahwa Tuhan mengasihi setiap orang, terutama mereka yg tidak mendapatkan keadilan seperti Lea, karena itu marilah kita belajar utk mengasihi semua orang terlebih orang2 yang merasa kurang dikasihi, karena Tuhan telah lebih dahulu mengasihi kita dan Ia ingin kita menyebarkan dan memperkenalkan kasihNya itu. Amin.!
Bogor,. Oktober'16
Dmh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar