Minggu, 06 November 2016
NEHEMIA 9 : 11
Mujizat terbelahnya laut merupakan suatu hal yang sangat luar biasa, meskipun banyak yg skeptis atas cerita tsb dan banyak yg meragukan akan kebenarannya, tapi cerita tsb terus berlangsung sampai saat ini.
Suatu kali seorang mahasiswa bertanya kepada temannya yang kuliah di fak theologi " bagaimana kamu dapat mempercayai kisah terbelahnya laut ? Tidakkah kamu akan kesulitan memahaminya?". "Ya aku memang mengalami kesulitan." Jawab mahasiswa theologi tsb, "tetapi kesulitanku bukan masalah terbelahnya laut itu, tetapi aku berfikir bagaimana cara membuat laut tsb, sebab yang membuatnya pastilah sangat mudah untuk membelahnya." Dengan gusar temannya pun menjawab," oh, kamu belum tau ya, kalau laut itu saat dilewati orang Israel hanya selutut dalamnya". "Wah, kalau demikian mujizat itu sungguh sangat luar biasa sekali, bayangkan dengan air hanya selutut, Tuhan mampu menenggelamkan firaun dan bala tentaranya".
Bagi orang percaya, kuasa Allah mampu melakukan segala perkara diluar nalar manusia, karena pekerjaan Tuhan tidak bisa di analisa dengan berbagai teori apapun, betapa naifnya manusia yang mencoba mengembangkan berbagai rumus, yang sebenarnya cukup dengan rumus IMAN semua itu dapat dimengerti.
"Percayalah kepada TUHAN dengan segenap HATIMU, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri" (Amsal 3:5). inilah rumus IMAN untuk mengerti Allah dan pekerjaan-Nya, karena mujizat tidak dapat ditangkap dengan akal sehat dan jangan diperdebatkan, tetapi untuk di IMAN i dan di AMIN kan.
Bogor,. okt'16
Dmh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar