Minggu, 06 November 2016

SUKACITA

" Sebab, kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh karena roh kudus ". (Roma 14:17). SUKACITA adalah faktor internal seseorang, maka tdk seharusnya ia dipengaruhi oleh faktor faktor yang ada diluar. Kalau sukacita seseorang didasarkan hah hal dari luar, sukacita itu akan mudah berubah tergantung situasi dan kondisi. ( " Bersukacitalah senantiasa " 1Tesalonika 5:16). artinya sukacita disegala keadaan tidak dipengaruhi oleh apapun. sukacita ini adalah sebuah keputusan, kita membuat sebuah keputusan untuk tetap bersukacita atau sebaiknya tidak bisa bersukacita disegala keadaan. Alkitab menyatakan, bahwa kerajaan Allah bukan bicara soal makanan dan minuman ( berkat jasmani ) kerajaan Allah itu bersifat rohani, jadi , kebenaran, damai sejahtera dan sukacita itu merupakan berkat rohani, ketiga berkat rohani tsb diberikan oleh roh kudus kepada setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. Karena itu didalam diri orang percaya seharusnya ada sukacita yang senantiasa terpancar dalam kehidupannya se hari2. Tidak ada alasan utk kita tidak bersukacita, karena Tuhan adalah sumber sukacita, sukacita yang mulia dan yang tak bisa dilukiskan dengan kata2, itulah yang menjadi kekuatan kita. "Sesuram apapun situasi yang ada disekitar kita, seharusnya tidak mempengaruhi suasana hati kita, karena sukacita kita bersumber pada Roh Kudus". Bogor, okt"16 Dmh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar