Rabu, 28 Oktober 2009

historical of domu harahap

Who am I….???


Gue.., Domu Harahap lahir thn 1955 di Jakarta,tepatnya di gang nangka no.23 kwitang. Katanya thn 1957 kami pindah ke Jln.Muwardi II/22 Grogol Jakarta Barat. Disinilah masa kecil gue sampai besar, dan menikmati bangku sekolahan,mulai dari TK & SD di Sumbangsih Grogol,SMP Neg.39 dan SMA Neg.25 di Petojo Selatan sampai dapat gelar B.Ac ( Batak Asli cing..! ) dari Universitas Jayabaya, walaupun dengan ngos ngosan < tamat thn 1981>.
Mengenai pekerjaan, wah.. gue pindah-pindah mulai dari jadi smokel di Tanjung Priok thn 1978 s/d thn 1981, Auditor di kantor Akuntan Publik S Parman & Co thn 1981 s/d 1982, dah gitu pindah lagi kekantor Akuntan Publik DL Pamintori S ( Coopers & Lybrand ) th 1982 s/d 1986 di Jakarta.
Pernah juga jadi Kepala Kantor PTP XVII di Lamongan&Gresik Jawa Timur dari thn 1986 s/d thn 1991, berhubung kena PHK ( tapi gak sendirian lho..kita kenanya rame rame,karena PTP nya bankrut ) pindah lagi deh kerjanya, tapi gak jauh jauh juga scope pekerjaan dan daerahnya, tetap aja jadi tukang pegang duit di Project Ammonia & Urea PT Petrokimia Gresik (IKPT) dari thn 1991 s/d thn 1993. Disinilah gue terakhir jadi pegawai beneran, yang lainnya dari thn 1993 s/d 1999..? itu mah pegawai bo’ong2an aja. Gak perlu jadi catatan dan gak perlu juga untuk di ingat.
Boss PTP pernah bilang “ dalam hubungan dengan pekerjaan, jika bell bunyi jam 07,kita masuk dan bunyi lagi jam 16 kita pulang,maka kita adalah SAPI “ ( he..he..he.. bilang aja gak ada perusahaan yg mau terima elo lagi dom,pake alasan takut dibilang SAPI ).

Oh iya.. sejak mey 1993 gue ama keluarga boyong dgn dapur dapurnya dari Gresik ke Perumahan Mertua Indah di Cilandak Jakarta, dan November 1993 pindah lagi ke Bogor s/d sekarang dan lagi lagi boyongannya bersama dengan mertua dan di Perumahan Mertua Indah juga, ( he..he..he..yang hebat gue apa mertua ya..? padahal adam dan hawa,walau gak punya baju, tapi tetap merasa disurga, karena mereka sama sama gak punya mertua )

Sejak bulan Mei tahun 1999, gue memproklamirkan diri putus hubungan dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan SAPI dan derivatifnya,(kecuali dengan buntut,kaki dan iganya yg enak di sop). Dengan belajar,dengan ketekunan dan sedikit berjudi dengan waktu dan duit karena gak sesuai dengan disiplin ilmu yang gue punya ,gue mulai belajar mengenai kimia yang berhubungan dengan produk pestisida,macem macem buku gue beli, secara rutin gue nongkrong di perpustakaan Fakultas hama penyakit tanaman IPB, bolak balik beli bahan bahan kimia untuk uji coba produk dan bolak balik juga gagal terus. Gue masih yakin dengan ungkapan bahwa, kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda ( gaya euy…), belajar jalan terus,uji coba jalan terus dan doa jalan terus. Nah.. benerkan apa kata gue.., Tuhan tidak akan mencobai umatNya,lebih dari kekuatannya. Di titik titik kritis saat jenuh gagal terus dan duit semakin seret, Mujizat Tuhan turun di bulan Agustus yang indah dan penuh pesona,(he..he..he..!) formula dasar pestisida jadi,malah hasilnya diluar perkiraan gue. Tuhan bener bener hebat lho.., gue minta 1 malah dikasihnya 3, elo semua mau tau gak..? Pestisida gue itu dikasih Tuhan fungsinya ada 3 dalam 1 kemasan ( bekennya three in one gt loh..) yang ke 1 sebagai pembasmi hama tanaman ,yang ke 2 sebagai penyubur tanaman dan yang ke 3 sebagai pelekat (maaf ada pesan sponsor yang mau lewat..).
Mulai Agustus 1999 jadilah gue boss untuk diri gue sendiri ( kalau istri gue mah tetap bigboss ). dan produk pestisidanya gue kasih merk “ KILIAN “, ada apa dibalik nama tsb..? kapan kapan gue ceritanya ya.
Dari awal produksi sampai sekarang September 2009, produk Kilian gue masih digunakan di daerah kecamatan Laren, kurang lebih 1,5 jam dari kota Lamongan, desanya disepanjang alur sungai bengawan solo, setiap tahun masuk Koran nasional karena kebanjiran, sama tenggulun desanya amrozy..? yah.. dempet dempetan.
Gue pengen banget cerita tentang orang orang yang pengen gue ucapin thank you, mereka yang mendukung gue,yang mendoakan gue,yang banyak menolong gue saat gue jatuh bangun dalam merintis usaha, tapi ntaran ntaran aja ya..?

Gue menikah tgl 15 Desember 1986 di Jakarta, saat ini gue dikaruniakan dengan 1 istri dan dengan 2 anak, yang istri namanya Duma Rosanna Siregar lahir pada tgl 19 September 1965, dia lahir di Jakarta juga, tepatnya di jln.Gunawarman kebayoran, tapi lama juga tinggal didaerah bogor, makanya paten banget bahasa sundanya, setau gue SD dan SMA nya di Jakarta, sedangkan SMP nya di Bogor, pernah kuliah di Fak.Hukum Universitas Pancasila dan Fak.Paedagogik UKI, berhubung cintanya yang udah mentok banget ama gue dan dasarnya memang dah kebelet married, jadi deh dia bercita cita menjadi ibu rumah tangga dalam waktu sesingkat singkatnya ( very sorry ya ‘ma, sebenernya yang kebelet kawin papa koq..)

Anak gue dua duanya jagoan, yang pertama namanya Andre David Kilian Harahap, dia numpang lahir aja di Lumajang ( jawa timur ) pada thn 1987, saat umur 4 bulan gue ajak pindahan ke Lamongan dan umur 3 thn pindahan rumah lagi ke Gresik sampai umur 6 thn, ini cerita menarik untuk Andre di tahun 1993. Awal thn 1993 dia masih sekolah di TK Petrokimia Gresik, April 1993 pindah ke TK BI di Cilandak Jakarta, Juni 1993 naik kekelas 1 bersekolah di SD.PSKD Blok M dan November 1993 pindah lagi ke SD Regina Pacis Bogor. (kebayang gak sih.. dalam 1 tahun bisa 4 x pindah sekolah ), nah..., di Regina Pacis inilah Andre bersemayam bertahun tahun sampai tamat SMA pada thn 2005. Tamat SMA dia ngikutin umptn dan diterima di Fak.Ekonomi jurusan Akuntansi di Universitas Brawijaya Malang. Sangking happynya bapaknya si Andre, diundanglah saudara saudaranya untuk bareng bareng ngucapin terima kasih dan syukur kepada Tuhan, rupanya Tuhan itu seneng juga kalau kita mau mengucap syukur dan berterima kasih padaNya, bayangin aja deh.., Andre udeh ngikutin plonco dan kuliah 1 minggu disana, eh.., turun bonus dari Tuhan pada Tgl 25 Agustus 2005, kalau Andre diterima juga di STAN jurusan Adm.Perpajakkan, wow.. buru buru deh kita benah benah dan cabut malam itu juga ke Surabaya, oh iya mumpung masih keingat nih., selama +/_ 10 hari di Malang, kita kita nginepnya di berbagai hotel dan berbagai yang berbintang, thanks banget untuk saudara gue Natal Siahaan dan sohib gue Kustoro, Wiwied dan Suryadi yang telah banyak membantu selama kami disana. Andre tamat dan di wisuda pada tgl 14 Oktober 2008, dan sejak 1 Desember 2008 bekerja dan ditempatkan di Peradilan Pajak Departemen Keuangan di Jakarta.

Anak gue yang ke 2 namanya Ardith Johanes Pardamean Harahap lahir di Bogor thn 1995, yang kasih nama Ardit itu abangnya si Andre, malah Andre bilang namanya Ardith Hartanto, jelas aja gue kagak mau, memangnya Ardith anak jawa apa, Sampai sekarangpun Andre gak pernah bilang kenapa dia ingin adiknya harus nama itu. Ardith sekolah TK s/d SD di Tunas Harapan Bogor dan sekarang kelas 9 di SMP Mardi Waluya nih anak yang buat rumah selalu rame, dia anak manja ,anak gaul dan anak slenge’an, bayangan aja udah kelas 9, tapi masih hobbi baku peluk dan tidur ama bapaknya, maklum ajalah dia anak paling kecil dirumah jadi kerjaannya ngelesin dan morotin siapa aja yang ada dirumah.
Anak anak gue ini hobbinya selain PS dan computer adalah baca komik made in Japan, kalau gue bilang koleksinya ratusan, yah..kuranglah, tapi kalau gue bilang ribuan koq kayanya sombong banget ya., yang jelas Ardith kalau mau tidur harus baca buku dulu, kalau mereka ngajak ke mall, paling paling yang dicari gramed doang, kalau Andre untuk mendapatkan buku kesukaannya cukup kreatif juga, didepan sekolahnya ada tukang buku, nah., dia beli dengan kredit yang dibayar tiap hari sekolah dari uang jajannya. Makanya dia dari SD sampai SMA kurus banget, kalau sekarang wow..!

Sebenernya anak gue itu ada 3, Andre itu ada kembarannya namanya Andrea Debora Alexeyeva Harahap, ( panggilan sayangnya Rere ) siapa yang kakak an.? Nah.. karena Andre seorang gentlemen, maka ladies first dululah. Tapi beginilah nasib rakyat kecil ini, maunya kita, belum tentu maunya Tuhan kan.? Boru panggoaranku telah menghadap Sank Khalik pada tgl 12 Februari 1991 di Jakarta dan dimakamkan di TPU Kalimulya Depok. Kalau mau membayangkan face dari boruku ini, kulitnya putih bersih, tinggi, hidungnya mancung, matanya memukau, pokoknya cantik bangetlah, pada umumnya, orang bilang mirip banget ama gue ( asinin aja terus tuh.. laut dom )

“ Aku akan pergi dan akan pergi
Kesebuah rumah diatas langit
Dimana hamparan rumput begitu luas dan hijau
Dan., matahari tidakpernah mati “

Selamat jalan kekasihku, selamat jalan sayangku, selamat jalan boru hasianku.!
To the one that I love kata Stevie Wonder, gue juga bilang gitu koq.,
Believe me boruku,
Kami semua mengasihi dan selalu mengenangmu, dan berpengharapan ada waktu yang indah yang Tuhan telah siapkan untuk nanti kita bersama kembali. Amin..!


Bogor, G 30 September

Tidak ada komentar:

Posting Komentar