Rabu, 28 Oktober 2009

domu with saudara2nya

Domu dengan saudara2 nya

Gue anak ke 3 dari 7 bersaudara, yang tertua kakak gue namanya Esther Harahap, lahir tgl 1 Oktober 1951 di Jakarta, menikah dengan Drs.Saner Hasibuan ( Hasibuan dari Sipogu,tapi besarnya di Pekanbaru ) Ipar gue ini seorang guru besar, maksudnya badannya besar., kalau ngajarnya sih ditingkat SMP dan SMA dan terakhir mengajar di Pekanbaru. Mereka dikaruniakan 4 orang anak, yaitu :
1. Jefrey Zagalo Hasibuan menikah dengan Niken asli Wonogiri, dikaruniakan 2 anak, Oce dan Alma. Tinggal di Pekanbaru
2. Jericho Hasibuan B.Sc menikah dengan Devi seorang jaksa kelahiran Jogja, sementara ini baru dikaruniakan Tuhan hamil 5 bulan. Tinggal di Serang
3. Astried Hasibuan menikah Dengan Ir.Jans Pieter Siregar , dikaruniakan anak yang mokmok dan kocak namanya Popol, mereka tinggal di Balikpapan.
4. Yuanita Hasibuan statusnya baru mau dilamar.
Ipar gue ini, main curanglah masa dia menghadap Tuhan duluan pada tgl 26 Desember 1984, yah., jadi janda muda dong kak..?

Diatas gue 1 lagi adalah ‘Bang Pollie Harahap SE.Ak lahir di Jakarta tgl 9 November 1952, menikah dengan Miranda Siregar ( bungabondar juga, gak ada yang lain lagi x ya.? ), Abang gue ini mungkin dibuat dari besi buatan Sovyet, keras dan alot banget sifatnya, walaupun punya certificate fraud examiner dari AICPA, tapi dibelakang hari nyari kerjanya susah banget. Mereka dikaruniakan 3 anak yang jagoan semua, yaitu :
1. Stevie Constan Harahap SE.MM, masih single fighter.
2. Phill Leonard Harahap SE, masih kurang skripsi katanya.
3. Ozzy Jonathan Harahap masih di SMA, sekedar inform, beratnya 90 kg.
Walaupun nama anak2nya berbau penyanyi, tapi gak ada satupun mereka yang menjadi penyanyi, turunan dari penyanyi aja juga gak ada. Itulah Abang gue, kalau udah maunya, mertuapun gak bisa ikut2an. Tapi kalau urusannya ama Tuhan, wah.,repot banget ngadepinnya, Abang gak pernah percaya fatwa dari siapapun, maunya langsung dari tangan pertama. (he..he..he..,sorry ‘Bang)

Yang nomer 4 namanya Linda Theresia Harahap lahir di Jakarta tgl 14 Oktober 1956, menikah dengan Sayon Loebis SH ( yang ini asli dari Toba, tapi gak piok kata orang angkola ), inilah turunan asli dari papi, karena hanya merekalah yang jadi pegawai negeri, Linda gawe di Depnakertrans, sedangkan Ipar gue ini di Pemda DKI. Anak2 gue manggil Linda ini bou Sophia latjuba ( gak kerendahan levelnya tuh Lin..? ).
Mereka dikaruniakan 2 anak , yaitu :
1. Resha Bonarulda Lubis MA ( mahasiswa abadi )
2. Anggita Loebis, masih di SMA
Kecuali turunan asli dari papi, Linda juga turunan asli dari mami yang hobbinya masak, gak usah dibayar asal disuruh masak aja udah seneng banget, apalagi kalau dia masak gule kambing pake rebung, gak terbayang bayang deh nikmatnya. Kalau dia baca ungkapan ini, pastilah dia cepet2 masakin untuk gue, gue tau banget sih, dia ama Sayon itu sayang banget ama saudara2nya, walau gak ada, pasti di ada2in atau walau gak punya,pasti di punya2in, pertahankan terus sifat yang baik dan penuh rasa peduli itu ya.. Lin, asal jangan jadi bangkrut aja lho.!

Pdt.Drs.Benny Harahap menduduki posisi ke 5 dari keluarga gue. Lahir di Jakarta tgl 6 Desember 1957, Dulu dia sekolah di STM I budi utomo Jakarta jurusan Bangunan, gak tau lagi mabok atau karena di panggil panggil T uhan melulu, berangkat deh dia ke Universitas Sathya Wacana di Salatiga dan kuliah di jurusan Theologi,kalau Benny bilang, dia gak salah jurusan, dulu di STM ambil jurusan bangunan, sekarangpun masih urusan dengan bangunan juga,dia sekarang membangun bangunan diatas langit, bukan diatas pasir. Up to you ajalah Ben.!
Benny menikah dengan Dra.Sri Rejeki, orang Klaten yang dibuat menjadi boru Siregar, mereka dikaruniakan 3 orang anak, yaitu :
1. Ir.Petra Yuannendra Harahap, masih jomblo dan sekarang bekerja di pertambangan batubara di Kalimantan Selatan.
2. Dea Nastasya Harahap, ini boru alogo beneran,krn sifatnya yg suka angin2an
3. Karl Natanael Harahap masih duduk di STM,tapi berat badannya sdh 100 kg.
Mereka tinggal didaerah Perumnas Mojosongo Solo, kalau dulu mah gak terkenal, tapi sejak Noordin M Top ditembak dan mati didaerah sono, yah gitu deh.., mungkin sekarang, Obama aja juga udah tau.
Pelayanan kristiani Benny sejak awal di Gereja Kristen Indonesia di Solo, dia juga seorang guru agama di sekolah Kristen, penulis buku dan secara rutin mengisi acara mimbar Kristen di radio Immanuel.
Ciri khas Benny dalam setiap khotbahnya di radio, selalu dimulai dengan lagu, dan dari lagu2 tsb itulah dia mengambil thema khotbahnya, gak peduli lagu tsb siapa yang membawakan, sepanjang bisa nyambung dan kata2nya kena di hati, yah., sikat aja, gue aja paling suka dengan khotbahnya Benny dengan judul IMAGINE nya Jonh Lennon. Oh iya Benny juga punya buku kumpulan khotbah dengan judul We are the Champion, yang diterjemahkan dengan KITA UMAT PEMENANG, nah.,itulah selintas Benny yang dpt julukkan Pendeta rock & roll, belum lagi julukkan yang lain sebagai Pendeta spesialis retreat anak muda.
Pdt.Drs Benny Suhud Harahap meninggal pd tgl 15 Mei 2000 dan dimakamkan di Solo Jawa Tengah.
Selamat jalan ya., Ben, nanti kalau elo ketemu ama gue di surga jangan kaget ya..?

TUHAN ALLAH BESERTA ENGKAU
Tuhan Allah beserta engkau, sampai bertemu kembali
Kasih Kristus mengawali, Tuhan Allah beserta engkau
Sampai bertemu, bertemu, sampai lagi kita bertemu
Sampai bertemu, bertemu. Tuhan Allah beserta engkau.

Rangking ke 6 dikeluarga namanya Bonny Harahap , lahir di Jakarta pada tgl 15 September 1960, menikah dengan Wenda doang ( bapaknya padang, mamanya menado ), tampangnya kaya peranakkan arab krukut, kulitnye hitam, hidung rada maju dan rambutnya keriting, gaya dan pembawaannya sedikit preman , yang mempunyai prinsip hidup , kalau gampang cari duit, ngapain sih harus di susah susahin, mereka dikaruniakan 2 putri, yaitu :
1. Nova Harahap, katanya udah menikah dengan orang Madura dan mempunyai anak 1.
2. Novi Harahap, katanya belum menikah, dan memang belum, wong masih kecil koq..,
Bonny meninggal pada saat melaksanakan tugas kantor, dia mengalami kecelakaan mobil bersama Sarpinus Gultom di Banyulincir ( perbatasan antara Jambi dengan Palembang ), kata dokter ada tulang rusuknya yang patah terkena stir mobil dan ini menusuk jantungnya, kalau Sarpin hanya luka ringan aja ( tulang ekornya rada mencong sedikit ), yang berat untuk Sarpin ialah, saat saat terakhir Bonny menghembuskan napas, dia hanya dapat memeluk dan berharap ada pertolongan, dan ditengah keputus asaannya Bonny meminta didoakan, pada saat Sarpin ucapkan AMIN..! berangkatlah Bonny ke padang rumput yang hijau, dan ke air yang tenang dan jernih,
Kejadian ini terjadi pada bulan Agustus 1998 dan Bonny dimakamkan di TPU Kalimulya Depok.
Wenda pun menyusul Bonny pada tahun 2003 dan dimakamkan 1 makam dengan Bonny, inilah yang dinamakan cinta sehidup semati dan semakam.
Berangkatlah dengan tenang ke padang rumput yang hijau ya..,Bon, jangan lupa., nanti kalau ketemu dengan gue disurga, jangan sungkan negor gue ya..? ( yang ke GR an gue x ya.,).

“ Yang kuhendaki., ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya dan persekutuan dalam penderitaanNya, dimana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematianNya,
Supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati “
( Filipi 2 : 10 – 11 )

Last but not least, wah., ini malah yang paling penting, si jomblo anak terakhir yang anak kaget kata mami, karena beda 8 tahun dengan Bonny. Namanya Julius Ananda Harahap, lahir di Jakarta tgl 12 Juli 1968, panggilan akrabnya Ade, tapi waktu kecil dipanggilnya Hey Jude, karena masa kecilnya bersamaan dengan ngetop2nya lagu Hey Jude nya The Beatles. Kita kita abang dan kakaknya sudah melanglang buana kemana mana, eh., dia masih aja betah tinggal di muwardi grogol, dia kost di muwardi V ( gayamu dek, kaya masih mahasiswa aja.,), dia pernah kuliah di Perbanas. Pernah juga di Akademi Asuransi Trisakti, lama jadi guru di SMP,SMA di sekolah Berkat Jakarta, sekarang ikut kerja dengan temannya Caca ( anak muwardi juga dan teman sejak kecil ) dan bantu2 pelayanan di GKMI Jemaat El-Shaddai di Jelambar Jakarta Barat.
Waktu dia naik kelas 2 SMA, gurunya, papi dan ‘bang Pollie nyuruh dia untuk ke IPA, tapi dia bilang ke gue gak nyanggup, jadi deh gue disuruh menghadap kepala sekolahnya ( Pdt,Bonaris Pasaribu ), yang gue inget tanpa sepengetahuan papi dan ‘bang Pollie, gue urus sendiri dan akhirnya adek naik kelas 2 IPS. Yang gue tau adek itu lebih cenderung kemata pelajaran yang bersifat sosial ( Fak.Hukum, FISIP atau Hubungan Internasional ), berhubung dia selalu dianggap anak kecil yang tidak boleh mengeluarkan pendapat dan harus masuk Perbanas maupun asuransi, yah., diikutin ajalah maunya kita kita ini, padahal adek mempunyai prinsip sendiri yang kira kira begini, Semua pendapat,saran maupun usul dari orangtua, kakak maupun abang harus didengar, tapi masalah diikuti atau tidaknya itu lain perkara .( he..he..he.. iya gak dek.? ).
By the way., kapan mix doublenya dek., masa single melulu sih.!

Bogor, 02 Oktober 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar