Senin, 23 November 2009

LOVING MEMORY TULANG VILDAG

IN LOVING MEMORY TULANG VILDAG

Sobar Pardamean Nasution St ( Sintua )
Lahir di Padangmatinggi Sipirok Tapanuli Selatan Tgl 20 Oktober 1932,
Game over di Jakarta pada tgl 20 November 2009.
Dimakamkan di TPU Artana Raga Pamulang II pada tgl 22 November 2009.

Banyak yang bilang, bahwa Nasution berasal dari kata na sakti on, yang artinya orang yang sakti, bisa jadi sakti beneran atau bisa juga sakti mandraguna (maksudnya sakti seperti mandra, gitu lho.?).
Kalau kita2 orang awam mengatakan ada sesuatu hal yang aneh, bisa saja itu adalah pekerjaan dari yang orang sakti2 , atau juga auranya sedang bekerja, atau katanya yang lebih parah lagi, alam turut mendukung semua kegiatannya.
Anda boleh percaya dan boleh juga tidak , Tapi mari kita lihat cerita ini :
Tulang yang Nasution ini meninggal jam 9 pagi di RS. Harapan Kita, dan dibawa pulang kerumahnya di Perumahan Villa Dago Pamulang, dirumahnya yang biasanya udaranya panas, mendadak sejuk, waktu malampun walau sdh gelap dan mendung, tak sesetespun air yang turun dan itu terus terjadi sampai saat pemakaman hari minggu jam 4 sore, nah., sesudah kita2 pulang dari pemakaman, baru deh turun hujan, gak kebayanglah, kalau hujan turun saat manusia2 yang bejibun itu pada datang, karena sesudahnya yang gue liat, tenda yang ada khusus di design untuk nahan matahari, bukan utk nahan hujan.
Itu baru kejadian yang pertama, yang ke 2, tanggal meninggalnya Tulang yg Nasution ini persis sama dengan tgl meninggalnya Nantulang ( istrinya ) yang meninggal pd tgl 20 November 2008, hebat ya bisa sama gitu, padahalkan tanggal yang sama itu ada 365 kemunkinan. itu baru 2 kejadian yang gue cerita’in, masih ada yg ke 3, ke 4, pokoknye banyak banget deh., yang bisa jadi bahan renungan kita. antara lain : Tulang dan Nantulang itu sama sama punya anak yg namanya Eddy, Ita, Yos dan toto, malah waktu pindah dari Karet ke Villa Dago tol pun, mereka berangkat bersama. Hebaatkan..? hebatlah ya.., namanya juga Nasution, malah ada yg bilang kalau Nasution masih ada hubungan saudara dengan Napoleon, karena sama sama punya nama dengan awalan Na dan akhiran On.
Makanya pada saat pemakampun, penuh ragam dan variasi manusia, yang hadir dari berbagai daerah dan pelosok bumi ini, ada yang dari Medan, ada yang dari Lampung, dari Jogja, dari bogor, malah yang dari bekasipun turut hadir.

Masih teringat saat2 indah, jika tahun baruan ketempat Tulang, kita makan siang bersama dan semua cucu2 dapat angpou, masih teringat saat2 indah, saat Tulang hadir diulang tahun Itonya yg ke 85, saat bersendang gurau bersama dgn semua saudara2 kandungnya, dan kongkow dgn kita2 dirumah Bogor, saat2 indah, saat Tulang bersama saudara2nya jalan2 ke Taman Safari dan makan siang di Rindu Alam Puncak, itu saat yang indah Tulang., dan itu belum lama, baru 2 minggu yang lalu.

Di surgo hasonangan I, di surgo do ingananki
Tu surgo do mardalan au, anso rap dohot Jesus au

Tutu bahat dope dison, manggokkon au ditano on
Tongtong didongkon rohangkon, di surgo I ma sonang ho
BEAM 331.
Selamat jalan Tulang..!
Selamat berjalan jalan di padang rumput yang hijau,
dan di air yang jernih,
karena disana telah terhidang makanan,
dan piala yang penuh melimpah dgn anggur ,
Kebajikkan dan kemurahan akan selalu mengikuti Tulang,
dan Tulang akan diam dirumah Tuhan.

Bogor,23 November 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar