NAMANYA JUGA DOMU..,
Tahun 1981 s/d 1986 gue bekerja di Kantor Akuntan Publik di Jakarta, sekarang gue mau cerita pengalaman2 gue selama bekerja disana, tapi gak mau nyinggung2 masalah hasil auditnya, gue takut di PRITA kan, mending kalau nantinya ada yang mau koordinir ngumpulin koin, kalau enggak kan, gue yang keteteran, yang jelas gue ditugaskan khusus untuk audit BUMN, katanya sih., karena BPKP saat itu kurang tenaga kerjanya, makanya tugasnya dilimpahkan kepada akuntan publik, nantinya BPKP tinggal review dan hasil akhirnya atas nama BPKP, gitu loh ceritanya.
Tahun 1981 gue baru tamat dari Akademi Akuntansi Jayabaya, dan langsung kerja di kantor Akuntan Publik,
awalnya gue disuruh ngerjain dan ngelompokin biaya2 yang yang dikirim dari lokasi proyek Transmigrasi di Riau ke kantor pusat di Jakarta, sudah gitu baru ngikutin pembuatan sistem pembebanan dan pelaporan biaya proyek, tugasnya masih di Jakarta juga, jadi gak ada juga yang seru untuk di cerita’in.
Juni 1982 pindah kantor Akuntan, dan ditugasin untuk inventarisasi aktiva tetap, tim ini dibagi dua, yaitu tim penghitungan fisik dan tim tabulasi, gue kebagian jadi wakil team leader di tim fisik, pertama tugas dilaksanakan di wilayah Jakarta dan sekitarnya, karena masih di wilayah Jakarta juga, gak ada juga yang seru dicerita’in.
Desember 1982 baru deh kita dinas luar dan ditempatkan di Jawa Timur, dengan base camp di Surabaya, kenapa gue bilang base camp Surabaya, karena kita keliling di jawa timur, mulai dari ujungnya di Bojonegoro sampai ke Banyuwangi.
Awalnya kita diinapkan di hotel Majapahit ( waktu jaman Belanda namanya Hotel Orange, waktu jaman Jepang namanya Hotel Yamamoto , waktu 10 November 1945 namanya jadi Hotel Bung Tomo, he..he..he.. ) disana kita nginepnya 2 bulan, saat kita pindah tugas nanganin proyek2nya, kita pindah ke Hotel Miramar, naik pangkat dari hotel bintang 3 ke hotel bintang 4, namanya juga proyek, kaya gak tau aja., sisanya kita keliling2 Jawa Timur, bekerja sambil piknik, koq bisa begitu sih.?
Contohnya gini, kita pernah dinas di Caruban, tapi tidurnya di Sarangan ( +/- 70 Km ) pernah dinas di Malang, tapi tidurnya di Selekta, pernah dinas di Mojokerto, tapi tidurnya di Tretes, tapi masih lumayanlah., daripada dinas di Banyuwangi,tidurnya di Bali, wah.. kalau itu mah kebangetan ya.,
Itu baru di Jawa Timur, belum lagi di Jawa Tengah dan Jawa Barat, dinasnya di Salatiga, tidurnya di Kopeng, dinas di Purwokerto, tidurnya di Baturaden,dinas di Ungaran, tidurnya di Bandungan, dinas di Ciamis, tidurnya di Pangandaran, dinas di Cirebon, tidurnya di Linggarjati, hebatkan..?
Temen2 bilang, namanya juga Domu Harahap, kalau gak jail, bukan domu harahaplah namanya.
Waktu kita kita nginep di Hotel Majapahit, gue pernah bilang ke temen2 begini, “ rupanya selama kita dinas ini, yang ditanggung klien hanya penginapan dan makan saja, sedangkan laundry tidak, jadi selama ini fasilitas laundry yang kita gunakan, nantinya akan dipotong dari uang perjalanan dinas kita “ wow.. seperti disamber gledek aja mereka semua, kebayangkan biaya laundry di hotel kaya apa.? Langsung deh tim gue yang berjumlah 7 orang mengadakan rapat kilat, dengan keputusan : laundry akan dikerjakan sendiri dan peralatan2 nya akan mereka beli dengan urunan, mereka beli papan penggilisan, beli setrikaan dan beli tali rafia, kamar mereka dari ujung ke ujung terbentang tali rafia untuk ngejemur pakaian, pulang kantor mereka nyuci, paginya nyetrika, kalau gak sempat, ada pakaian basah yang cukup diperes aja, lalu mereka taruh dibawah kasur, supaya paginya kering dan gak lecek, gue ngebayangin., apa yang ada dipikirannya house keeping pada saat ngebenahin kamar tiap pagi.
Sesudah berjalan seminggu, kebetulan team leader gue sebelum sarapan pagi datang kekamar mereka, dia langsung bengong ngeliat kamar yang penuh dengan cucian dan jemuran, he..he..he.., kena deh gue diomelin,
2 bulan lebih kita tinggal di Hotel Majapahit, sampai kita tau cerita tentang taman ditengah hotel, cerita tentang masing2 kamar dibawah dan diatas restoran hotel, mana makanan yang enak dan gak enak, tapi yang jelas kopinya disana enak banget, dan seenak apapun makanannya disana , kalau tiap hari dan terus menerus selama 2 bulan, bosen juga ya..? banyak kenangan manis di Hotel Majapahit , tapi yang paling manis tentunya teman gue, karena dia mendapatkan jodoh salah 1 resepsionist hotel, sekarang mereka dikaruniakan 3 orang anak, sayangnya., temen gue sudah berangkat duluan ke pangkuan Tuhan pada tahun ini.
Sesudah 2 bulan lebih kita di Hotel Majapahit, kita pindah ke Hotel Miramar, naik pangkat dari hotel bintang 3 ke hotel bintang 4, dari yang gak betingkat, kita naik ke tingkat 8, dari fasilitas yang hanya dapat breakfast, naik menjadi boleh makan suka2, cuman jauh dari shoping centre, tapi ada kompensasi lainnya, kita bisa duduk2 diteras hotel, sambil ngeliatin anak2 Santa Maria pulang sekolah, kalau ini matanya yang shoping.,
Suatu saat gue lagi ngerjain tugas, ada telegram masuk ke ruangan ,
( belum ada sms an tuh.,) gue baca sebentar lalu gue ngumpulin temen2 semua, karena mereka juga tau kalau gue baru dapat telegram dari kantor di Jakarta, gue bilang begini “ Kantor di Jakarta mendapatkan laporan, bahwa kita mendapatkan fasilitas yang sangat berlebih selama di Hotel Miramar, sedangkan dalam kontrak kerja, seharusnya kita mendapatkan fasilitas sampai sebatas apa yang kita dapatkan seperti di Hotel Majapahit, jadi kita diharapkan secepatnya pindah atau balik ke Hotel Majapahit “ gegerlah kita semua, pas jam kerja selesai, mereka langsung pulang dan benah benahi berkas, ambil laundry yang belum selesai, tumpuk semua baju dan masukkin koper, lalu mereka lapor ke team leader, ngasih tau kalau mereka siap untuk berangkat, Team Leader gak komentar dan langsung cari gue kekamar, disini baru dia berkomentar “ dasar domu., kalau gak jail, memang bukan domu namanya “ he..he..he.. kena lagi deh gue diomelin.
Saat kita dinas di Suralaya Merak, kita menginap di Hotel Florida (Pulorida), rencananya ini malam kita akan kembali ke Jakarta, karena perkerjaan tim fisik sudah selesai, sedangkan tim tabulasi masih belum , sore hari gue udeh bilang ke temen2 agar semua barang dan perlengkapan masukkin ke mobil, karena sesudah kita farewell party di diskotik hotel dengan tim tabulasi, kita akan langsung pulang ke Jakarta,
Sesudah benah benah pakaian dan berkas selesai dan urusan bayar membayar dengan hotel juga selesai, kita semua masuk ke diskotik, untuk kumpul2 makan dan minum bareng tim tabulasi, malam mulai menunjukkan jam 21, suasana diskotik mulai rada hangat dikit, gue sdh bisik2 dengan temen2 untuk siap kabur, tapi satu satu aja ya., supaya jangan kentara menghilang dari tim tabulasi, urusan kabur mengabur sudah selesai, tinggal gue yg tuntaskan urusan akhir, pelan dan mantap gue ke bagian resepsionist diskotik, untuk booking benchong 2 orang selama 3 jam untuk meja yang ditempati oleh tim dan wakil tim leader tabulasi .
Hari senennya kita ketemu dengan tim tabulasi di kantor Jakarta, team leader langsung ngomel “ dasar batak kurang ajar , gue dikasih benchong udah gitu disuruh bayar lagi “ he..he..he.. gue kena diomelin lagi deh.
Awal tahun 1985, Nusa Dua Bali yang dikelola oleh BTDC belum rame2 amat, inget gue yang baru ada, Hotel Nusa Dua Beach, Hotel Putri Bali dan Hotel Balisol, nah., gue ditugasin audit disana berdua dengan teman gue selama 2 bulan, kebayangkan., udah daerahnya masih sepi, hotelnya pun masih sepi, belum lagi kalau masuk kamarnya, bentuknya seperti peti mati, ih., ngeri deh. Makanya kalau hari sabtu gue ambil mobil hotel, gue bawa dan nginep di Hotel Bali Beach Sanur dan baru balik ke Nusa Dua lagi hari senen pagi. Gaya gak tuh..?
Temen audit gue ini orang Arab, tentunya tidak seperti arab pada umumnya, dia sedang hobby mengurangi rokok, tapi bukan merokok yang dikurangi, yang dikurangi rokok orang lain dan mengurangi beli rokok, kalau urusan merokok mah., udah kaya kereta api, gak ada berhentinya. repotkan..?
Rasanya gak bisa deh begini terus, akhirnya gue akalin aja dia, gue pesen rokok Bentoel biru 2 sloft dari room service dan langsung gue bayar cash, saat malam dia datang kekamar gue dengan berbasa basi , yang sebenarnya sih., mau minta rokok, dia nanya “ koq rokoknya banyak dom.? “ gue bilang aja,gue minta ama bagian procurement, kebetulan memang gue lagi audit disana, langsung deh dia minta juga, karena dia yang merasa audit in charge, dia minta 3 sloft rokok GG filter, he..he.he.. rasain deh lo,
kejadian lainnya,
Pernah gue ngirim salak ama apel utk cemceman gue di Jakarta masing masing 2 Kg, gue cerita juga ke dia , langsung dia nanya, “gratis juga gak dom.?” gue jawab aja gratis, masa mereka berani sih., minta bayaran ama kita, wah.. keluar deh sifat arabnya, eh salah deng., sifat egonya maksud gue.
“ dom., elo bilangin ke mereka, kirimin kekeluarga gue salak dan apel masing2 4 Kg ya., sekalian elo kasih alamat rumah gue yang di Jakarta “
Okay siap Boss..! dan nanti siap2 aja ditagih pada saat check out ya boss .?
( yang ini sih., ngomongnya didalam hati ).
Beneran tuh, pada saat kita chech out, dia ditagih 3 sloft rokok plus dengan salak dan apelnya, didepan resepsionist dia pelan2 ngomong ama gue, “ elo memang batak kurang ajar dom, boss elo aja masih dikerjain juga “
Waktu perjalanan pulang, gue bingung dia bawa 1 kotak barang yg gak jelas, gue nanya “ semua berkas kan kita langsung kirim melalui paket kekantor, kotak yang itu berisi apaan boss.? “ dengan lugu dan tanpa sungkan sedikitpun dia bilang “ ini isinya mentega dan jam, jadi tiap pagi gue pesennya roti sama nasi, kalau roti dan nasi gue makan, kalau mentega ama jam gue simpen untuk oleh2 orang rumah “
Yah..ampun, ente bener2 kebangetan banget deh, kebayang gak sih., kalau sampai orang hotel tau, ada seorang auditor kantor akuntan bertaraf internasional, ngumpetin mentega dan jam sampai 2 bulan dikamarnya.
Bukan kebetulan kali ya., tapi inilah namanya memelihara jaringan,
Kantor gue ada kerja sama dengan IATA ( International Air Transport Association ), isinya kira kira begini kali ya., untuk tidak terjadi persaingan yang tidak sehat antar pengusaha travel besar biro dan kecil dalam penjualan tiket ke luar negri, maka diperlukan suatu standard harga yang jelas yang diberikan oleh perusahaan penerbangan kepada travel biro, untuk ini perlu adanya suatu pengawasan yang berkelanjutan, dengan ketentuan jika ada travel biro menjual harga tiket dibawah harga yang telah ditentukan, maka mereka terkena pinalti, dengan tidak boleh menjual tiket ketempat tujuan yang dilanggar selama 6 bulan.
Nah., selama beberapa bulan gue kebagian tugas ini, gue keliling bawa rupiah dan dollar ke kantor2 travel biro di Jakarta, dengan berbagai trik dan gayanya domu tentunya, kenangan yang gue dapet seperti ini :
Gue pernah datang kekantor travel di jl.majapahit Jakarta, gue bilang., gue mau ke Amtersdam dan harga tiketnya berapa.? Pada saat petugasnya bilang us$ 600, langsung gue bayar dan gue bilang nama gue Vino tinggal di Jl.Bidara 3 Tomang, gak tau ceritanya gimana, petugas travel curiga juga kali ya., malamnya dia datang kerumah Vino, dengan alasan untuk menanyakan status tiketnya, kebetulan vinonya gak ada yang ada mamanya, ngamuk dan nangis2lah mamanya, dia bilang vino anak kurangajar, anak gak tau diri, mau berangkat ke luar negeri gak bilang2 ke orangtua, yah., kena lagi gue diomelin deh..!
Sekali waktu gue bawa cewe depan rumah gue dan gue ajak ke travel besar di daerah pasar baru, gue bilang ke petugas travel, kalau gue mau berbulan madu selama 2 minggu di Eropa, tolong dibuatkan daerah2 yang pantas kami kunjungi, wah., langsung deh dapat pelayanan VIP, diajak ke ruangan khusus, disediakan makanan kecil dan soft drink, dia cerita tentang nikmatnya naik gondola di venezia, dia cerita tentang kota tua di Roma, dia juga cerita tentang cara bikin ice cream di kawasan salju di Swiss, dalam hati gue hanya bisa ngeluh2 dikit, koq., demi tugas dan keberhasilan pengawasan, gue harus ngebo’ong yang kebangetan kaya gini sih.,
Banyak kenangan manis selama menjadi Auditor, banyak mengenal kota2 di Indonesia dengan gratis, malah dibayarin, banyak mengenal hotel dari berbagai bintang, banyak mengenal tempat2 wisata dengan berbagai ragam.

Ds DEWASTREAMING MOVIE
BalasHapusDEWA MOVIE
FILM ONLINE STREAMING
NONTON MOVIE ONLINE
FILM DEWASA ONLINE MOVIE
NONTON FILM SEMI STREAMING
-----------------------------------------------------------------------------------------------
-------