Kamis, 26 Agustus 2010

Let our candle lights in every heart of man

Sebuah lilin yang menyala berkata “ Engkau telah menyalakan aku dan engkau dapat menikmati kehangatan dan terang yang ku pancarkan, aku tahu disaat aku dinyalakan, semakin pendek batangku dan semakin dekat pula kisahku, namun aku lebih berbahagia saat sekarang ini, daripada saat aku masih tersimpan rapi disebuah kotak lilin, sebab aku tahu., bahwa aku sungguh menjadi sesuatu yang berarti saat aku dinyalakan.

Sebagai manusia, khususnya bagi orang Kristen, kita dapat seperti lilin itu, apakah kita akan terus menggenggam erat hidup kita sendiri, atau kita mau membagikan kasih, kehangatan dan cinta kepada orang lain.

Di sekeliling kita terdapat banyak orang yang membutuhkan uluran tangan, ada banyak disekitar kita yang sakit dan mereka membutuhkan penghiburan, ada banyak disekitar kita yang putus asa dan kehilangan pengharapan, mereka membutuhkan motivasi dan dorongan,
ada banyak disekitar kita yang sedang dalam kekurangan, dan mereka membutuhkan pertolongan.
Saat ini apa yang dapat kita berikan kepada mereka..?

Tuhan banyak memberikan kesempatan kepada kita, untuk kita dapat berbuat sesuatu yang paling indah untuk mereka………, dan itu akan berarti, bahwa kita akan benar benar mengerti makna dari kehidupan orang Kristen, sebagaimana dikatakan oleh ungkapan ini :

“ Lonceng bukanlah lonceng, hingga engkau membunyikannya……… “
Lagu bukanlah lagu, hingga engkau menyanyikannya ………..,
Cinta dihatimu., tidak dianugrahkan untuk disimpan…..,
Cinta bukanlah cinta, hingga engkau menyalurkannya…… “

Kita tidak akan pernah menjadi orang Kristen sejati, hingga kita mau menjadi lilin yang menyala, yang terbakar habis, namun memberikan terang, kehangatan dan makna kehidupan, setidaknya ibadah kita kepada Tuhan, tidak mengurangi hubungan kita kepada sesama.

Kepada Ipar saya Henry Saut Harapan Siahaan SH, pada tanggal 26 Desember 2007 ini genap berumur 50 thn, kami sekeluarga mengucapkan selamat ulang tahun, kiranya kasih dan berkat Tuhan selalu menyertai Ipar dan keluarga. Amin…!




Villa “Rumah Kita”, 29 Desember 2007

Tidak ada komentar:

Posting Komentar